文章
  • 文章
扑克

Anomalyst tawarkan musik segar di album perdana'Segara'

2017年10月16日上午10:17发布
更新时间:2017年10月16日上午10:17

ANOMALYST。 Setelah 5 tahun terbentuk,Anomalyst baru meluncurkan专辑perdananya akhir 9月lalu。 Foto oleh Valerie Dante / Rappler

ANOMALYST。 Setelah 5 tahun terbentuk,Anomalyst baru meluncurkan专辑perdananya akhir 9月lalu。 Foto oleh Valerie Dante / Rappler

印度尼西亚雅加达-Acara konferensi dan festival musik Archipelago Festival menjadi panggung bagi musisi-musisi lokal baru Indonesia untuk lebih dikenal oleh masyarakat luas。 Salah satunya adalah Anomalyst,grup musik yang terdiri dari empat orang lelaki ini menjajal panggung acara pada Sabtu,2017年8月14日。

(BACA JUGA: )

Terbentuk pada 2012,Anomalyst beranggotakan Christianto Ario(vokal&gitar),Aryorespati Xavier(vokal&gitar),Farizky Wijanarko(鼓),dan Rigaskara(贝司)。 Meski sudah terbentuk selama 5 tahun,Anomalyst baru saja merilis album perdana mereka yang bertajuk Segara pada 2017年9月30日。

Segara lebih ke pencarian jati diri dan keresahan diri,hal-hal yang dialami anak muda lah,” tutur Christianto Ario ketika diwawancarai di belakang panggung sesaat sebelum anomalyst tampil。

Menurut Ario,lagu-lagu dalam album ini memiliki lirik yang lebih gelap dan mempertanyakan arti hidup。 Pada intinya, Segara membahas kehidupan manusia dan refleksinya terhadap diri sendiri。 Maka itu,Ario juga berharap selain diterima dan didengar masyarakat,album perdana Anomalyst ini dapat berdampak pada pendengarnya agar lebih sadar akan kehidupan dan merefleksi diri menjadi pribadi yang lebih baik。

异常terdengar segar dengan memainkan lagu-lagu bernuansa alternatif,pop,dan rock。 Dari sembilan track yang ada di Segara,Senyawa dan Losing Game menjadi dua single andalan mereka。

Dalam wawancara bersama ,Anomalyst mengatakan bahwa Losing Game sendiri merupakan kritik terhadap diri yang hanya ingin hal-hal instan tanpa melalui proses panjang。

Di wawancara yang sama Ario mengaku meski proses pengerjaan Segara sudah dimulai dari 2013,grup musik ini kerap melakukan rekaman ulang hingga akhirnya pada Juni 2017 mulai praproduksi。

Tampil membawakan lagu dari album baru mereka,Anomalyst berpendapat bahwa Archipelago Festival merupakan acara yang langka di Indonesia。 Bagi mereka,acara ini menjadi ajang para musisi bertemu penonton dan pelaku industri yang bergerak di aspek produksi maupun bisnis。

“Ini bisa jadi awal mula dari perkembangan industri kreatif。 Walaupun kelihatannya banyak yang belum siap dengan konsep acara berdialog,“kata Ario。

-Rappler.com