文章
  • 文章
扑克

Tim Ahok-Djarot temukan banyak pelanggaran di TPS

2017年4月19日下午3:14发布
2017年4月19日下午3:22更新

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok(kanan)bersama istri,Veronica Tan(tengah)dan anak,Nicholas Sean Purnama(kiri)menunjukkan tinta di jari seusai melakukan pencoblosan di TPS 54 kawasan Pantai Mutiara,Pluit,Jakarta,拉布(19/4)。 Foto oleh Hafidz Mubarak / ANTARA

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok(kanan)bersama istri,Veronica Tan(tengah)dan anak,Nicholas Sean Purnama(kiri)menunjukkan tinta di jari seusai melakukan pencoblosan di TPS 54 kawasan Pantai Mutiara,Pluit,Jakarta,拉布(19/4)。 Foto oleh Hafidz Mubarak / ANTARA



雅加达,印度尼西亚 - Tim sukses pasanganc alon nomor dua Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menerima banyak laporan kecurangan dan intimidasi di berbagai Tempat PEmungutan Suara(TPS)。 Karena hal tersebut,mereka mengatakan banyak pendukung yang tak berani menggunakan hak pilihnya。

Hingga pukul 13.30,tercatat ada 13 kejadian yang tersebar di seluruh雅加达。 Di TPS 70 komplek huni Kosambi,beredar video pemilih pasangan calon nomor 2 diancam dengan kekerasan verbal sehingga membuat suasana tidak kondusif,dan warga takut untuk memberikan suara。

Di daerah lainnya,kejadian beragam mulai dari saksi yang dipersulit untuk masuk ke TPS,hingga tak ada saksi dari paslon 2 di dalam area TPS。 Namun,mayoritas masalah dapat diselesaikan lewat koordinasi dengan kepolisian。


Terutama bagi warga yang tak dapat memilih karena takut dengan tekanan,mendapat kawalan dari aparat kepolisian。 Terkait dengan intimidasi verbal di TPS namun didiamkan aparat,Emmy menilai seharusnya KPPS yang bergerak。

“Makanya KPPS harus netral,kalau berpihak,juga RT-RW-nya biasanya ada kejadian eperti ini,”kata Emmy。 Ia berharap penyelenggara dapat tetap menjaga netralitas mereka selama perhelatan berlangsung。

Sementara itu,hasil berbagai survei menunjukkan pasangan Anies-Sandi unggul dengan selisih lebih dari 5 persen。 -Rappler.com