文章
  • 文章
扑克

Sidang Penodaan Agama:Jaksa tuntut Ahok 1 tahun

2017年4月20日上午11:28发布
2017年4月20日上午11:50更新

Pengunjuk rasa membentangkan spanduk saat sidang lanjutan terdakwa kasus dugaan penistaan​​ agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di depan Kementerian Pertanian,Jakarta,Selasa(11/4)。 Foto oleh Wahyu Putro / ANTARA

Pengunjuk rasa membentangkan spanduk saat sidang lanjutan terdakwa kasus dugaan penistaan​​ agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di depan Kementerian Pertanian,Jakarta,Selasa(11/4)。 Foto oleh Wahyu Putro / ANTARA

雅加达,印度尼西亚- Jaksa Penuntut Umum(JPU)menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki“Tjahaja”Purnama dengan tuntutan 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun dalam sidang yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian,Jakarta Selatan。

“Menyatakan Ahok terbukti bersalah melakukan tindak pidana umum,menyatakan peremusuhan,kebencian,atau penghinaan terhadap suatu golongan rakyat Indonesia seperti diatur dalam pasal 156 KUHP.Dua,menjatuhkan pidana terhadap Ahok dengan pidana penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun,”kata Jaksa pada Rabu,2017年4月20日。

Jaksa menilai Ahok terbukti bersalah melanggar Pasal 156 KUHP dan tidak ada alasan alasan yang dapat meringankan ataupun alasan pemaaf selama persidangan。 Pidato Ahok juga dinilai Jaksa menciptakan keresahan dan kesalahpahaman di masyarakat。

Jaksa Penuntut Umum juga menyebutkan hal-hal yang meringankan Ahok,yakni mengikuti persidangan dengan baik,sopan,serta turut andil dalam pembangunan Jakarta。 Ahok juga mengatakan telah bersikap humanis。

Ahok sebelumnya didakwa telah telah menodai agama melalui ucapannya tentang Surah Al-Maidah ayat 51 saat berpidato di Kepulauan Seribu pada 27 September tahun lalu。

Ahok akan membacakan nota pembelaan atau pledoi pada sidang berikutnya yang akan berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian pada Selasa pekan depan。

Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman mengatakan dirinya sangat kecewa dengan Jaksa yang hanya menuntut Ahok 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun。 Kami sangat kecewa dengan tuntutan yang dibacakan Jaksa,”kata Pedri di lokasi sidang。 -Rappler.com