文章
  • 文章
扑克

Tiga pendaki tewas tersambar petir di Gunung Prau Dieng

2017年4月24日上午11:48发布
2017年4月24日上午11:51更新

Pendaki Gunung Prau yang tewas tersambar petir dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Wonosobo,Minggu(23/4)。 Foto oleh @ Sutopo_BNPB / Twitter

Pendaki Gunung Prau yang tewas tersambar petir dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Wonosobo,Minggu(23/4)。 Foto oleh @ Sutopo_BNPB / Twitter

雅加达,印度尼西亚 - Kesedihan langsung menyeruak ketika janazah Aditya Agung Darmawan tiba di rumah duka di Jalan Cipinang Muara II,Pondok Bambu,Jakarta Timur,Senin pagi,2017年4月24日。

Aditya Agung adalah satu dari tiga pendaki gunung yang tewas tersambar petir saat sedang mendaki Gunung Prau,Dieng,Jawa Tengah,pada Minggu siang kemarin。

Dua pendaki yang tewas lainnya yakni Deden Hidayat Maulana(31)dan Adi Setiawan(31)。 Deden adalah warga Depok,Jawa Barat。 Sementara Adi adalah warga Duren Sawit,雅加达帖木儿。

“Mereka dibawa pulang keluarganya dengan menggunakan mobil ambulans dari Wonosobo,”kata Komandan SAR Kabupaten Wonosobo Muhail,di Wonosobo,Senin 2017年4月24日。

Aditya Agung diketahui mendaki Gunung Prau bersama 10 pendaki lain pada Minggu,2017年4月23日.Saat itu,sekitar pukul 15.00 WIB,Gunung Prau sedang diguyur hujan cukup deras。

Aditya dan kawan-kawannya diketahui tiba di Base Camp Gunung Prau di Desa Patakbanteng Kecamatan Kejajar,Kabupaten Wonosobo sekitar pukul 14.00 WIB。

Meski hujan masih turun,rombongan pendaki ini memutuskan untuk melanjutkan perjalanan。 Lalu,ketika mereka tiba di dekat Tower Kawasan Gunung Prau,insiden itupun terjadi。

Petir menyambar mereka,membuat Aditya,Hidayat,dan Adi Setiawan tewas。 Dua pendaki lainnya mengalami cedera serius,dan enam sisanya selamat dari sambaran petir。

Tanah becek dan medan yang terjal membuat proses evakuasi terhadap 11 pendaki ini berlangsung hingga hampir tengah malam。 Mereka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Wonosobo。

Pagi tadi,jenazah Aditya Agung telah kembali ke rumahnya。 Rencananya Aditya akan dimakamkan siang ini juga di TPU Tanah Wakaf Gotong Royong。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com