文章
  • 文章
扑克

Paus Fransiskus batal berkunjung ke Indonesia

2017年4月24日下午1:39发布
2017年4月24日下午1:39更新

BATAL。 Paus Fransiskus batal berkunjung ke Semarang pada bulan Juli mendatang untuk menghadiri 2017年亚洲青年日。摄影师Daniel Dennis Sabangan / EPA

BATAL。 Paus Fransiskus batal berkunjung ke Semarang pada bulan Juli mendatang untuk menghadiri 2017年亚洲青年日。摄影师Daniel Dennis Sabangan / EPA

SEMARANG,印度尼西亚 - Pemimpin tertinggi umat Katolik di seluruh dunia,Paus Fransiskus membatalkan kunjungannya ke kota Semarang,Jawa Tengah pada Juli mendatang。 Semula,dia dijadwalkan hadir dalam acara kongres pemuda Katolik yang bertajuk亚洲青年日(AYD)。

Kepastian tersebut diungkapkan sejumlah pengurus keparokian yang ada di Semarang menjelang bergulirnya AYD tahun ini。 Ketua Wilayah Keparokian Banyumanik,Rafael Sunarto mengatakan belum lama ini menerima kabar pembatalan kunjungan Paus Fransiskus dari pihak Vatikan yang disiarkan melalui radio jejaring setempat。

Rafael menjelaskan Paus Fransiskus tidak jadi ke Semarang lantaran berbarengan dengan jadwal kunjungan ke negara lainnya di Asia。 BACA : )

“Yang saya dengar malahan Bapak Paus tidak jadi ke sini,tapi beliau justru mengundang Presiden Joko”Jokowi“Widodo ke Vatikan.Karena di saat yang bersamaan,rombongan Bapak Paus ada kunjungan ke negara lain,”kata Rafael yang ditemui Rappler pada Minggu,23 April di Gereja Paroki Santa Fatima Banyumanik。

Sebagai gantinya,Rafael menjelaskan,Kerajaan Vatikan mengutus perwakilan Kedutaan Besar mereka yang berkantor di Jakarta untuk menghadiri rangkaian acara AYD yang dihelat Juli-Agustus nanti。

Ketika ditanya apakah faktor keamanan di Indonesia yang menjadi penyebab Paus Fransiskus batal berkunjung ke Tanah Air,Rafael enggan menjawab lebih jauh。 Dia mengaku tidak tahu persis alasan di balik batalnya Paus Fransiskus ke Indonesia。

“Mungkin akan dijadwalkan pada waktu mendatang di luar AYD,”katanya lagi。

Meski tanpa kehadiran Paus Fransiskus,Rafael berharap masyarakat印度尼西亚semakin menjunjung tinggi sikap toleransi sehingga pelaksanaan AYD dapat dimaknai sebagai perziarahan bersama bagi umat lintas agama di Benua Asia。

“Kamu ingin pemimpin-pemimpin gereja Katolik berlomba-lomba datang kemari,lalu bersuka cita demi mewarnai kehidupan beragama dan beriman,”tutur dia。

Tetap meriah

Batalnya kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia juga disampaikan oleh Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung三宝垄(KAS),牧师Aloysius Budi Purnomo。 Dia menjelaskan batalnya Paus Fransiskus ke Tanah Air murni karena jadwalnya tidak pas。 Saat itu,dia tengah melakukan kunjungan ke salah satu kota di India。

“Paus belum menunjuk siapa wakilnya。 Tapi memang议程Paus tahun ini tidak ada jadwal ke Indonesia。 Tidak ada alasan apapun selain dilandasi karena beliau kunjungan lain di salah satu kota di India,“kata Romo Budi。

Dia mengatakan lantaran tidak ada representasi dalam sebuah struktural di Gereja Vatikan,maka nanti para romo atau pastor lah yang akan menjadi penjamu bagi ribuan peserta kongres dari berbagai negara Asia。 Vatikan双关语diprediksi setuju dengan langkah ini,karena hubungan antara paroki di Indonesia dengan Vatikan tidak berjarak。

Sementara,walau tanpa kehadiran Paus Fransiskus panitia tetap memastikan acara AYD akan tetap berlangsung meriah。 Ketua Wilayah Keparokian Banyumanik Rafael Sunarto mengatakan persiapan acara AYD hampir rampung。

Mulai bulan ini secara bergantian panitia menggelar acara penyambutan kongres tersebut di berbagai daerah di Jawa Tengah。

“Persiapan AYD dapat dikatakan hampir setahun dilakukan oleh Orang Muda Katolik(OMK)se-Jawa Tengah。 Salib-salib AYD sudah diarak dari paroki ke paroki lainnya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta,Karesidenan Kedu,Semarang dan Surakarta,“ungkap Rafael。

Untuk jumlah gereja yang ikut estafet salib AYD,ia memperkirakan tak kurang dari 100 gereja。 Ini,katanya juga termasuk dukungan penuh dari tiap pengurus paroki,Kevikepan dan pengurus Keuskupan Agung三宝垄(KAS)。

Dia juga berharap agar umat Katolik tetap berdoa supaya acara AYD bisa terlaksana sesuai rencana。 Selain itu,melalui doa Rafael berharap anak muda bisa meningkatkan keimanan mereka dan menjadi pribadi yang cerdas。

“Kami sangat bahagia ada ratusan gereja yang ikut AYD.Tentu ini tak lepas dari kesungguhan para pemuda Katolik yang ada di pelosok Jawa Tengah,”katanya lagi。 - Rappler.com