文章
  • 文章
扑克

Presiden Jokowi anggap perencanaan anggaran tidak fokus

2017年4月26日下午2:46发布
2017年4月26日下午2:46更新

Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan saat pembukaan Kongres Ekonomi Umat 2017 di Jakarta,Sabtu(22/4)。 Foto oleh Hafidz Mubarak / ANTARA

Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan saat pembukaan Kongres Ekonomi Umat 2017 di Jakarta,Sabtu(22/4)。 Foto oleh Hafidz Mubarak / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo meminta aparatur negara,baik di daerah maupun pusat,membenahi perencanaan anggaran mereka。 Presiden menilai perencaan anggaran selama ini tidak pernah fokus dan tidak memiliki prioritas杨jelas。

“Saya ingatkan,baik di Kementerian,di lembaga,di provinsi,di kabupaten,di kota,berilah prioritas apa yang ingin dikerjakan dan jangan banyak-banyak,”kata Presiden Jokowi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional(Musrenbangnas)2017 di Jakarta,Rabu 2017年4月26日。

Menurut Presiden Jokowi,agar perencanaan anggaran bisa fokus,maka diperlukan prioritas。 Selaini itu Presiden juga mengingatkan aparatur negara untuk fokus hanya pada beberapa program saja。 “Jangan semuanya jadi prioritas。 Ini kebiasaan kita,“kata Presiden。

Presiden juga menyinggung kebiasaan menaikkan anggaran begitu ada tambahan APBD atau APBD。 “Kalau ada tambahan APBD APBN 10%,langsung semua dinas naik 10%semuanya。 Di kementerian juga sama naik 10%semuanya,“lanjut Presiden。

Selain itu Presiden Jokowi juga meminta agar desa,provinsi,kabupaten dan kota saling berkoordinasi agar tercipta integrasi。 Jokowi kemudian mencontohkan ada waduk yang sudah dibangung bertahun-tahun tapi tidak ada irigasinya。

Hal ini terjadi karena tidak adanya integrasi dan koordinasi。 Presiden juga memberi contoh lain,yakni pelabuhan yang dibangun di Aceh。 “Ada pelabuhan,tidak ada jalan。 Artinya tidak terkonsolidasikan dengan baik“kata Presiden。 -Rappler.com