文章
  • 文章
扑克

Polisi belum terbitkan izin unjuk rasa di jalur Puncak Bogor

2017年4月27日下午5:37发布
2017年4月27日下午5:37更新

Sejumlah kendaraan memadati pertigaan Gadog,Ciawi menuju jalur Puncak,Kabupaten Bogor,Jawa Barat,Minggu(23/4)。 Foto oleh Arif Firmansyah / ANTARA

Sejumlah kendaraan memadati pertigaan Gadog,Ciawi menuju jalur Puncak,Kabupaten Bogor,Jawa Barat,Minggu(23/4)。 Foto oleh Arif Firmansyah / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Warga Bogor yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Puncak Bogor(GMPB)berencana menggelar unjuk rasa selama empat hari berturut-turut di Jalan Raya Puncak,Bogor,Jawa Barat。

Aksi menuntut agar sistem buka-tutup di Jalur Puncak dihentikan ini rencananya digelar mulai Kamis(27/4)hingga Sabtu(29/4)。 GMPB bahkan telah memberitahukan rencana aksi mereka ke Polres Bogor Kabupaten。

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya sudah menerima pemberitahuan aksi dari GMPB namun izin tersebut belum dikeluarkan。 “Kami masih menganalisis soal tuntutannya dan perizinannya itu,”kata Yusri saat dihubungi,Kamis 4月27日。

Yusri juga mengomentari perihal surat dari Polres Kabupaten Bogor yang sudah menerbitkan perizinan untuk GMPB berdemo。 Menurutnya,surat itu adalah骗局。

Di media sosial,kata Yusri,polisi pun menemukan adanya pihak yang ingin menggoreng isu ini dengan menyebut aksi ini akan melibatkan hingga 20 ribu orang dengan agenda memadati jalan selama empat hari dari lokasi tabrakan maut,yaitu di turunan Selarong sampai Jalan Raya Puncak。 “Itu tidak benar semuanya,”tegas Yusri。

Perserta demo,kata Yusri,menuntut polisi agar menghentikan sistem buka-tutup di Jalan Raya Puncak。 Tuntutan ini,menurutnya,tidak masuk akal。 “Buka-tutup hanya Sabtu-Minggu dan sifatnya situasional saja。 Nah sekarang kalau itu tidak kami lakukan,Sabtu-Minggu itu pasti macet total di situ,“kata Yusri。

Yusri mengatakan pihaknya akan terus memantau pergerakan aksi ini。 Jika nantinya panitia tetap melaksanakan demo dan dianggap mengganggu lalu litas,Yusri mengatakan pihaknya akan membubarkan massa。

“Apalagi ini kan长周末.Kalau mereka mengganggu dan menghambat lalu lintas,kami ga kasih izin.Kalau tidak ada izin,ya bubar,”kata dia。 -Rappler.com