文章
  • 文章
扑克

SIMAK:Warga Kampung Tongkol menata kampung pinggir kali

2017年4月29日下午9点26分发布
2017年4月29日下午9点26分更新

Aktivis Jaringan Masyarakat Miskin Kota Gugun Muhammad saat menceritakan awal mula warga dibantu tim advokasi dan jaringan arsitek Sans Frontier menata Kampung Tongkol pinggiran kali。 Foto oleh Diego Batara / Rappler

Aktivis Jaringan Masyarakat Miskin Kota Gugun Muhammad saat menceritakan awal mula warga dibantu tim advokasi dan jaringan arsitek Sans Frontier menata Kampung Tongkol pinggiran kali。 Foto oleh Diego Batara / Rappler

印度尼西亚雅加达 - Selama sepekan sejak tanggal 4月23日sampai 2017年4月29日,warga komunitas anak sungai Ciliwung dan RUJAK Urban Studies mengadakan rangkaian kegiatan 。 Acara dikemas dalam bentuk Festival Riung Ria,pelatihan,pameran,sampai seminar tentang revitalisasi kota tua。 Pusat kegiatan melibatkan tiga kampung di kawasan kota tua,yaitu Kampung Tongkol,Kampung Kerapu dan Kampung Lodan。

Rappler menyusuri kampung Tongkol,bagian yang sudah ditata lebih baik dan rapi setelah sempat mendapatkan ancaman untuk digusur pada tahun 2015. Gugun Muhammad,aktivis jaringan masyarakat miskin kota yang tinggal di Kampung Tongkol,menceritakan bagaimana awal mula warga dibantu tim advokasi dan jaringan arsitek Sans Frontier menata pinggiran kali,mundur lima meter untuk memberikan ruang yang lebih longgar bagi kegiatan,aliran udara,dan peluang melakukan penghijauan di sepanjang aliran anak sungai Ciliwung。

SIMAK percakapan Gugun Muhammad dengan Andesh Tomo,aktivis RUJAK,tentang rumah contoh dan penataan kampung pinggir kali yang layak huni,sebagaimana direkam kamerawan Diego Batara di atas。

-Rappler.com