文章
  • 文章
扑克

Hari Pers:Jusuf Kalla ingatkan kredibilitas媒体

2017年5月3日下午12:40发布
更新时间:2017年5月3日下午12:40

Wapres Jusuf Kalla bersama总干事教科文组织Irina Bokova(kedua kanan),Menkominfo Rudiantara,Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dan anggota Dewan Pers Jimmy Silalahi usai membuka World Press Freedom Day 2017 di JCC,Jakarta,Rabu(3/5)。 Foto oleh Sigid Kurniawan / ANTARA

Wapres Jusuf Kalla bersama总干事教科文组织Irina Bokova(kedua kanan),Menkominfo Rudiantara,Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dan anggota Dewan Pers Jimmy Silalahi usai membuka World Press Freedom Day 2017 di JCC,Jakarta,Rabu(3/5)。 Foto oleh Sigid Kurniawan / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan sangat penting bagi pers Indonesia untuk tetap menjaga kredibilitas mereka ketika tak ada lagi sensor terhadap media。

“Kebebasan pers menimbulkan konsekuensi bahwa tanggung jawab bukan lagi pada 审查 ,tapi pada kredibilitas内部媒体dan masyarakat,”kata Jusuf Kalla saat membuka peringatan Hari Pers Sedunia 2017 di Balai Sidang雅加达(JCC),Rabu 3 Mei 2017。

Jusuf Kalla mengatakan media massa atau pers adalah pilar ketiga demokrasi。 Karena itu sangat penting bagi pers untuk tetap bersikap kritis terhadap pemerintah。 “Negara tanpa pandangan kritis tidak dapat menjalankan misi untuk menyejahterakan rakyat,”kata Jusuf Kalla melanjutkan。

Tahun ini,印度尼西亚menjadi tuan rumah peringatan Hari Pers Internasional。 Acara ini digelar oleh Badan Pendidikan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB(UNESCO)di Balai Sidang Jakarta(JCC)。

Direktur Jenderal联合国教科文组织伊琳娜Bokova mengucapkan terima kasih kepada印度尼西亚杨bersedia menjadi tuan rumah rangkaian acara peringatan Hari Pers Sedunia,1-4 Mei 2017。

Pada saat yang sama Bokova juga memuji kebebasan pers di Indonesia pasca-Reformasi 1998. Kebebasan pers di Indonesia,kata Bokova,bahkan kini menjadi contoh bagi negara-negara lain di dunia。

“UNESCO telah bekerja sama dengan Indonesia ketika mulai membangun Dewan Pers pada 1997,dan sejak itu kebebasan pers terus berkembang dan link menjadi salah satu panutan dunia,”kata dia。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com