文章
  • 文章
扑克

Ketua Umum Partai Hanura akan copot Miryam S. Haryani dari DPR

2017年5月3日下午6:13发布
2017年5月3日下午6:17更新

DIBAWA KE KPK。 Buronan KPK Miryam S Haryani(tengah)mantan anggota Komisi II DPR dibawa petugas ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK),Jakarta,Senin,1 Mei。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

DIBAWA KE KPK。 Buronan KPK Miryam S Haryani(tengah)mantan anggota Komisi II DPR dibawa petugas ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK),Jakarta,Senin,1 Mei。 Foto oleh Reno Esnir / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Ketua Umum Partai Hanura,Oesman Sapta Odang akan mencopot Miryam S. Haryani sebagai anggota DPR di Komisi V melalui pergantian antar waktu(PAW)。 Hal itu terkait dengan penahanan Miryam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)pada Senin malam,2 Mei kemarin。

Sementara,untuk posisinya di Dewan Kepengurusan Pusat Partai Hanura,Oesman masih menunggu keputusan hukum yang inkracht。

“在kracht,dadi sementara saya akan mengganti posisinya(di DPR)的Dia kan belum terkena hukum yang(statusnya),”ujar pria yang akrab disapa Oso itu di gedung DPR pada Rabu,3 Mei。

散文PAW secara efektif akan berlaku usai DPR menuntaskan masa reses pada 17 Mei mendatang。 Oso juga mengapresiasi Polri atas cepatnya proses hukum terhadap kader mereka。

Miryam ditangkap pada Senin dini hari di Hotel Grand Kemang usai diintai oleh personel gabungan kepolisian。 Mereka sempat mengikuti mantan anggota Komisi II DPR itu ke Bandung,namun dia sudah terlanjut kembali ke Jakarta。

Polisi akhirnya berhasil menemukan Miryam bersama adiknya pada Senin dini hari sekitar pukul 00:20 WIB。 Ketika ditangkap,Miryam tengah menunggu seseorang。 BACA : )

Saat diperiksa di Polda Metro Jaya,Miryam mengaku kabur ke Bandung karena stres namanya ditetapkan sebagai tersangka pemberi keterangan yang tidak benar saat bersaksi di Pengadilan Tipikor。 Miryam mengaku kepada penyidik KPK dia telah ditekan oleh lima orang rekannya di DPR soal kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik。 Sedangkan,saat bersaksi di pengadilan,Miryam menyebut justru ditekan oleh penyidik KPK。

Usai diperiksa,Miryam langsung ditahan oleh KPK hingga 20 hari mendatang。 - Rappler.com